Perkembangan bisnis kartu kredit di Indonesia terlihat semakin marak dalam enam tahun terakhir (2014 – 2019), seiring perkembangan gaya hidup (lifestyle) masyarakat kota besar yang mengikuti trend penggunaan kartu kredit di pasar global. Hal ini tercermin dari kinerja industri kartu kredit yang tumbuh signifikan selama periode tersebut, baik pertumbuhan jumlah kartu beredar, banyaknya kartu kredit baru yang diluncurkan, dan besarnya nilai transaksi kartu kredit.
Berdasarkan data teraktual Bank Indonesia (BI), hingga tahun 2019 jumlah perusahaan penerbit kartu kredit di Indonesia sebanyak 25 perusahaan. Lembaga perbankan masih mendominasi yaitu sebanyak 23 bank, terdiri dari 14 bank swasta nasional, 3 bank BUMN, 4 bank asing, 1 bank campuran, dan 1 bank syariah. Selebihnya hanya ada 2 perusahaan pembiayaan yang menerbitkan kartu kredit di Indonesia.
Bisnis kartu kredit di Indonesia diwarnai ketatnya persaingan diantara para pelaku pasar. Menurut riset CDMI Consulting, sepuluh bank papan atas yaitu Bank BCA, Bank CIMB Niaga, Bank Mandiri, BNI dan BRI saling memperebutkan nilai bisnis kartu kredit tersebut. Tahun 2019 lalu nilai transaksi kartu kredit sebesar Rp. 332,15 triliun atau meningkat 5,68 persen dibanding tahun sebelumnya Rp. 314,29 triliun.
Sementara Bank Mega, Citibank, StanChart Bank, HSBC Bank, Bank Danamon market share nya terlihat terus meningkat karena memiliki keunggulan kartu kredit tersendiri. Dalam beberapa tahun terakhir bisnis kartu kredit Indonesia juga diramaikan hadirnya sejumlah pendatang baru, seperti Bank Sinarmas, Bank MNC, dan yang terbaru Bank Mayapada Internasional yang mulai menerbitkan kartu kredit pada 2018.
To buy this book please contact us below.
Phone :+6221- 3193 0108 – 9
Whatsapp : +62878 7826 0925 (Mr. Muslim)
E-mail : marketing@cdmione.com
We will send the study report in the form of a Hard Cover book to your address.