properti indonesia

Perusahaan Properti salah satu industri yang menarik untuk di investigasi, industri yang terus berkembang ini seakan tidak pernah berhenti dengan ide-ide baru dalam membangun properti atau real estate untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik berupa hunian, bangunan komersial, gedung-gedung atau pabrik. Di Indonesia sendiri jumlah perusahaan properti ini cukup banyak dan bersaing untuk menjadi “raja properti” di tanah air, mereka berlomba-lomba mendapatkan investor atau bekerjasama dengan pihak asing.

Berikut ini adalah  beberapa top perusahaan properti di Indonesia yang berhasil di investigasi CDMI:

1. PT Adhi Persada Properti

Salah satu anak perusahaan Adhi Karya Group yang merupakan perusahaan BUMN bergerak di jasa konstruksi terbesar saat ini di Indonesia dan memiliki beberapa proyek yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang tinggi. 

2. PT Agung Podomoro Land Tbk

PT Agung Podomoro Land Tbk yang sebelumnya bernama PT Tiara Metropolitan Jaya merupakan kelompok usaha dari Agung Podomoro Group. Kinerja perusahaan yang menurun di tahun 2018 ini mengakibatkan APLN merosot tajam, meskipun aset mereka meningkat tetapi pendapatan mereka turun. Di penghujung akhir tahun 2019 kinerja APLN mulai membaik.

3. PT Agung Sedayu

Didirikan tahun 1980 merupakan kelompok usaha Agung Sedayu Group. ASG adalah pengembang terkemuka di Indonesia dan masuk dalam 10 top pengembang dengan kapitalitas terbesar di Indonesia. Posisi ASG sudah sejajar dengan pengembang top lainnya seperti Lippo Group, Ciputra Group, Sinarmas Group, dan Lainnya.

4. PT AKR Land Development

Pendiri dan pemegang saham adalah PT Arthakencana Rayatama (99,9%) dan tergabung dengan kelompok usaha AKR Group. Portofolio yang dimiliki sudah sangat banyak dan tersebar di beberapa kota di Indonesia salah satunya Grand Kawanua International City di Manado.

5. PT Alam Sutera Realty Tbk

Didirikan pada tahun 1993 merupakan grup Argo Manunggal dan salah satu perusahaan properti di Indonesia yang sudah melakukan go public dengan kode saham ASRI tidak luput oleh CDMI untuk di investigasi kinerja di jajaran top 50 perusahaan properti di Indonesia. 

Baca Juga : Kinerja Bisnis 120 Konglomerasi Indonesia

6. PT Bumi Serpong Damai Tbk

Perusahaan yang didirikan tahun 1984 di Jakarta dan sudah melakukan go public ini dengan kode saham BSDE adalah pengembang BSD City, Serpong, Tangerang. BSD City merupakan proyek kota terencana dengan total luas lahan terbesar di Indonesia, hampir 6.000 hektar.

7. Capitaland Group

Capitaland adalah perusahaan properti terkemuka di Indonesia dan di Asia Tenggara. Memulai bisnis properti di Indonesia tahun 1996 membawa bendera Ascott.

8. PT Hotel Sahid Jaya International Tbk

SAHID Group adalah perusahaan yang memiliki jaringan hotel terbesar dan terluas di Indonesia. Hingga tahun 2019 Group perusahaan ini telah memiliki 31 hotel. Sebanyak 10 hotel merupakan milik sendiri, 3 hotel adalah hasil joint venture dan 18 hotel milik perusahaan lain yang dikelola SHID.  Jaringan hotelnya telah tersebar di seluruh Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.

9. PT Keppel Land

PT Keppel Land adalah anak usaha dari Keppel Group, salah satu grup multinasional di Singapura yang menjalankan berbagai bisnis salah satunya infrastruktur dan properti.

10. Perum Perumnas

Perum Perumnas (PERUMNAS) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berbentuk Perum (Perusahaan Umum) yang modalnya 100 persen adalah milik Pemerintah Republik Indonesia dan memiliki proyek – proyek perumahaan  baru di beberapa kota dan kabupaten di Indonesia.

Dari 10 perusahaan top properti Indonesia diatas CDMI masih memiliki hasil investigasi 40 kinerja perusahaan properti lainnya di Indonesia. Perusahaan apa saja yang berhasil di investigasi CDMI Consulting? Simak selengkapnya hanya di buku studi Kinerja 50 Top Perusahaan Properti di Indonesia.