Kinerja Bisnis 120 Konglomerasi Indonesia 2018

Studi Tentang Kinerja Bisnis 120 Konglomerasi Indonesia – Fantastis…, Spektakuler…, Luar biasa…, itulah kata kata yang tepat untuk menggambarkan bisnis para konglomerasi di Indonesia. Disaat kondisi ekonomi Indonesia tumbuh lambat dalam tiga tahun terakhir dan masih lemahnya ekonomi dunia, sebagian besar bisnis mereka justru meningkat dan terus menggurita, sehingga beberapa konglomerasi sukses meningkatkan total asset, pendapatan dan laba yang mencengangkan. Tak heran jika pemilik konglomerasi tersebut tetap bertahan menjadi orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan yang terus meroket. Suksesnya konglomerasi Indonesia meningkatkan pendapatan dan laba berpengaruh besar dengan pajak yang mereka keluarkan sehingga kontribusinya bagi pendapatan negara ikut naik. Tahun 2017 lalu pajak yang dikeluarkan mencapai 361,84 triliun dan ditargetkan tahun 2018 sebesar Rp. 432,37 triliun.

Menurut pengamatan CDMI Consulting, sepanjang tahun 2017 pendapatan SALIM Group meningkat fantastis. Ada tujuh anak usahanya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai pencetak uang. Kontribusi pendapatan terbesar berasal dari INDF, ICBP, LISP, IMAS dan DNET, sehingga kekayaan pribadi pemilik group ini yaitu Anthony Salim ditaksir bertambah Rp. 16,62 triliun, hal yang sama juga dialami SINARMAS Group, melalui empat anak usahanya dibisnis kertas dengan kinerja yang gemilang, bisnis keuangan, properti, perkebunan yang juga maju pesat. Berbagai ekspansi yang dilakukan membuat kekayaan pimiliknya kini ditaksir mencapai Rp. 121,3 triliun.

Selain pemasukan utama dari bisnis rokok yang telah dijalani lebih dari 65 tahun, sumber utama pemasukan dari DJARUM group juga berasal dari Bank Central Asia (BCA), bisnis properti, elektronik, textile & garment, infrastruktur, telekomunikasi, perkebunan dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Sepanjang 2017 sebagian besar jaringan bisnisnya tumbuh pesat dengan laba fantastis, sehingga menjadikan pemilik konglomerasi ini tetap bertengger diurutan pertama sebagai orang terkaya di Indonesia. Industri makanan dan minuman juga banyak melahirkan konglomerasi baru, salah satunya KHONG Guan yang pemiliknya masuk dalam deretan orang terkaya Indonesia tahun 2017 lalu.

Volume I (A – L)
Volume II (M – W)

Year of Publication : 2018

  • Author : PT. CDMI
  • Publisher : PT. CDMI
  • Language : Indonesia
  • Price : IDR 12.800.000,- (@2 Volume)
  • Table Of Content : 120KONGLOMERASI2018.pdf

For more information about this product, please contact:

Phone : (021) 31930108 – 9
Fax : (021) 31930102
E-mail : marketing@cdmione.com
Website : www.cdmione.com

359 total views, 7 views today